Yuk Bermain Bersama Di KidZania Jakarta! Banyak Manfaatnya!

07 July 2017
bermain-bersama-di-kidzania-jakarta

[Artikel ini disponsori oleh KidZania Jakarta]

Anak-anak sangat identik dengan bermain. Bisa dikatakan bahwa bermain adalah dunianya anak-anak. Walau bermain bukan kegiatan yang serius tapi, melalui bermain, anak-anak bisa sekaligus belajar dan mendapatkan berbagai pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman.

Sayangnya, tidak sedikit orang tua yang menyepelekan bermain seolah-olah bermain hanya sekedar bagian dari masa anak-anak. Bahkan ada juga orang tua yang menganggap bermain adalah kegiatan yang tidak baik untuk anak-anak. Padahal, bermain sangat penting untuk tumbuh kembang anak. Selain itu, banyak manfaat lain yang bisa didapat anak dari bermain. Di antaranya adalah :

#NgobrolBarengDiniPutri : Korean Skin Care, Yay Or Nay?

02 June 2017
ngobrolbarengdiniputri-korean-skin-care

Sebenarnya, saya tidak pernah menyangka akan "ikut arus" Korean Skin Care, apalagi kemudian menuliskannya dalam sebuah artikel. Tapi, memang begitu adanya ;p

Bagaimana ceritanya saya bisa "ikut arus" Korean skin care?

Ceritanya bermula dari pencarian toner...

Rekomendasi Toko Yang Menjual Keperluan Ibu Dan Bayi

28 April 2017
rekomendasi-toko-yang-menjual-keperluan-ibu-dan-bayi

[Artikel ini disponsori oleh Goo.N]

Kehamilan pertama saya, terutama di trimester pertama, tidak bisa dibilang mudah karena rahim saya terus menerus mengalami kontraksi yang mengakibatkan saya sering mengalami perdarahan hampir sepanjang kehamilan saya. Oleh karena itu, dokter menyarankan saya untuk bed rest (tirah baring).

Di akhir trimester kedua, saya mulai gelisah karena waktu kelahiran semakin dekat sedangkan saya sama sekali belum menyiapkan keperluan saya untuk melahirkan, menyusui dan tentunya keperluan anak saya.

Apalagi ini kehamilan pertama saya jadi saya belum punya pengalaman menyiapkan segala sesuatunya. Oleh karena itu, saya terpikir untuk membuat artikel ini. Tujuannya adalah untuk membantu ibu-ibu yang mengalami situasi dan kondisi seperti saya dan atau sama sekali belum punya pengalaman berbelanja keperluan ibu dan bayi.

Tips dari saya, sebelum mulai berbelanja, sebaiknya, tentukan budget (anggaran) dan buat daftar barang-barang apa saja yang perlu dibeli. Tujuannya supaya tidak over budget dan nantinya tidak ada barang yang tidak terpakai. Untuk daftar barang-barangnya bisa dilihat di artikel ini ya. Setelah itu, kamu bisa tentukan mau berbelanja secara online, secara offline, atau keduanya. 

Pengalaman saya, karena kondisi kehamilan yang mengharuskan saya untuk bed rest, saya lebih sering berbelanja secara online. Pernah sih tiga kali saya nekat berbelanja secara offline *nekat tapi tiga kali ;p* dengan bantuan kursi roda yang dipinjamkan teman ibu saya karena ada beberapa jenis barang, contohnya pakaian, yang saya merasa lebih nyaman membelinya secara offline.

Berbelanja secara online maupun offline masing-masing ada kelebihan dan kekurangannya. Menurut saya, kelebihan berbelanja secara online adalah bisa lebih hemat waktu dan tenaga. Kekurangannya, kita tidak bisa lihat langsung barangnya dan, untuk yang berdomisili di luar pulau Jawa, biaya pengiriman bisa jadi mahal. Sebaliknya, kelebihan berbelanja secara offline adalah kita bisa lihat langsung barangnya. Kekurangannya, butuh waktu dan tenaga. Jadi, mau berbelanja secara online, offline atau keduanya, disesuaikan saja dengan situasi dan kondisi kamu.

Ketika saya bertanya ke beberapa teman dan saudara saya, jawabannya pun beragam. Mbak Sandra Nova lebih memilih berbelanja online karena lebih sering ada promo dan atau diskon. Sedangkan Luna Askar dan Adefury lebih memilih berbelanja secara offline karena bisa lihat langsung barangnya. Ada juga Mbak Ira Guslina dan Mbak Echa yang tidak berpatokan pada cara belanjanya tapi lebih kepada "seketemunya". Lain lagi dengan Mbak Mira. Kalau barangnya belum pernah dibeli maka Mbak Mira lebih memilih berbelanja secara offline dan untuk pembelanjaan selanjutnya bisa secara online

Baca juga : Berbelanja Barang Berkualitas Dengan Harga Murah

Kalau sudah menentukan budget, sudah membuat daftar barang, dan sudah tahu mau berbelanja secara online atau offline, ini adalah daftar toko-toko yang saya rekomendasikan :

Orami by Bilna

Saya harus menulis Orami terlebih dahulu karena Orami adalah online store favorit saya untuk berbelanja keperluan saya dan, terutama, keperluan anak saya. Sejak saya hamil sampai sekarang anak saya usia 9 bulan, saya selalu berbelanja di Orami. Ibaratnya, Orami ini "surganya" keperluan ibu dan bayi karena barang-barang yang dijual SUPER LENGKAP!

Orami menjadi online store favorit saya karena setiap hari ada diskon! SE-RI-US! Diskonnya banyak dan ngga cuma untuk produk tertentu tapi hampir semua produk! Popok Goo.N yang anak saya pakai aja selalu diskon ^^ Tidak jarang juga diskonnya berlapis. Maksudnya, barangnya sudah didiskon kemudian dapat tambahan diskon lagi (extra discount). Selain itu, Orami juga ada aplikasinya. Berbelanja jadi lebih mudah!
Sumber : http://www.orami.co.id

Oh ya, ngomong-ngomong soal popok, Orami menjual popok ukuran newborn ya. Jadi, kalau kamu kesulitan mencari popok ukuran newborn, kamu bisa cari di Orami.

Barang yang saya beli :
  • Hampir semua keperluan saya dan anak saya dibeli di Orami ;p

Online store :
  • Aplikasi Orami
  • http://www.orami.co.id

Babyzania

Babyzania ini setipe dengan Orami. Jadi, biasanya, saya sesuaikan. Misalnya, barang yang saya mau beli persediaannya habis di Orami ya saya ke Babyzania. Begitu juga sebaliknya. Tapi, dari segi kenyamanan berbelanja, saya lebih nyaman berbelanja di Orami. Kenapa? Karena, kalau pembayaran dilakukan dengan sistem transfer bank, sistem pembayaran di Babyzania mengharuskan pembeli untuk mengunggah bukti pembayaran supaya bisa diverifikasi sudah melakukan pembayaran (verifikasi manual). Sedangkan sistem di Orami sudah otomatis. Tapi, Babyzania menyediakan layanan pengiriman barang dengan menggunakan ojek online sehingga barang yang  kita beli (di hari kerja) bisa sampai ke kita di hari yang sama. Yah... namanya hidup... pasti ada lebih kurangnya ;p

Barang yang saya beli :
  • Cleva Mama Apron Baby Bath Towel 
  • Dacco Pembalut Bersalin & Nifas

Online store :
http://babyzania.com

Tokopedia

Tokopedia ini ibarat mallnya dunia maya yang di dalamnya berisi banyak toko. Senangnya berbelanja di Tokopedia adalah kita bisa membandingkan harga jadi kita bisa mendapatkan barang dengan harga yang lebih murah. Ini juga yang membuat teman saya, Ola Aswandi, senang berbelanja di sini.

Selain itu, banyak toko di Tokopedia yang menyediakan jasa pengiriman menggunakan ojek online sehingga barang yang kita beli (di hari kerja) bisa sampai ke kita di hari yang sama. Dalam sistem pembayarannya, Tokopedia menggunakan sistem rekening bersama yang artinya uang yang kita bayar baru akan diterima penjual setelah ada konfirmasi dari kita bahwa barangnya sudah kita terima dan sesuai dengan yang kita pesan sehingga dapat mengurangi risiko kerugian dan risiko penipuan. Tokopedia juga ada aplikasinya ya jadi lebih memudahkan kamu untuk berbelanja.

Barang yang dibeli :
  • Karibu Folding Bathtub (bak mandi lipat)
  • Karibu Bath Mat (alas bak mandi)
  • Botol kaca untuk penyimpanan ASI
  • Breastfeeding Apron
  • Nosefrida Nasal Aspirator
Online store :
  • Aplikasi Tokopedia
  • http://www.tokopedia.com

The Babyologist

The Babyologist menjual barang-barang dari brand premium dan barang-barang yang secara umum tidak dijual di online store maupun offline store. Walau kelihatannya barang-barang yang dijual di sini harganya mahal tapi barang-barangnya berkualitas tinggi dan memang berguna untuk keperluan sehari-hari. Jadi, bisa saya bilang, sepadan :)

Sumber : http://babyologist.com

Barang yang dibeli :
  • DUUX Air Purifier

Online store :
http://babyologist.com

IKEA

Awalnya, untuk baby crib (tempat tidur bayi), saya mau custom (dibuat menurut pesanan) saja di toko mebel. Di daerah rumah saya kan banyak toko mebel. Pertimbangannya adalah karena rumah saya tidak terlalu besar sehingga ukuran baby crib bisa disesuaikan (panjang dan lebarnya). Selain itu, saya pikir, siapa tahu harganya juga bisa lebih murah. Tapi, setelah ibu saya bantu tanya ke beberapa toko mebel, harga custom dengan harga beli jadi tidak beda jauh. Malah ada yang jadi lebih mahal dari harga beli jadi. Selain itu, setelah dilihat-lihat dari katalognya, saya kurang sreg dengan baby crib yang dijual karena dari segi bentuk, warna dan ornamennya terlalu meriah. 

Saya cari lagi informasi dari internet dan berbagai media sosial tentang baby crib yang sesuai dengan bayangan saya yaitu yang bentuknya sederhana, warnanya netral, dan bisa dibongkar pasang (knock down). Sampai akhirnya saya menemukannya melalui video singkat di akun instagram [at]oyankdaely. Langsung saja saya tanya, baby crib itu belinya di mana. Dijawab, beli di IKEA.

Nah! Ini salah satunya ketika saya nekat berbelanja secara offline. Nekat senekat-nekatnya nekat karena lokasi IKEA itu jaauuuhh sekaliii dari rumah saya. Menyeberang kota! Padahal seharusnya saya bed rest...

Demi baby crib...

Sumber : http://www.ikea.com/id/in

Sumber : http://www.ikea.com/id/in

Untuk hal ini, saya harus berterima kasih kepada mama karena saya pergi ke IKEA hanya berdua mama dengan diantar supir kantor mama. Coba bayangkan, mama harus mendorong kursi roda saya kesana kemari. Seharusnya kan anak yang "menuntun" orangtua ya...

Belum lagi ketika tiba saatnya harus mengambil baby crib dan baby mattress dari rak di gudang. IKEA menggunakan sistem self-service yang artinya pembeli harus melayani dirinya sendiri, termasuk mengambil barang-barang besar dan berat di gudang sebelum dibawa ke kasir untuk dibayar. Sangat tidak mungkin mama yang mengambil baby crib dan baby mattress. Apalagi saya.

Alhamdulillah, pertolongan Allah datang di saat yang tepat, hehehe... Ketika kami sedang sama-sama berpikir bagaimana caranya mengambil dan mengangkat baby crib dari raknya di gudang menuju kasir, tiba-tiba saja petugas IKEA melintas dan dengan segera membantu kami. Alhamdulillah... Alhamdulillah... Alhamdulillah... Bukannya mau berlebihan tapi saya rasa mau menangis!

Tips dari saya, kalau kamu mau berbelanja langsung ke IKEA, hindari berbelanja saat akhir pekan karena, saat akhir pekan, jumlah orang yang berbelanja di IKEA lebih banyak. Selain itu, karena IKEA menggunakan sistem self-service, kamu harus didampingi oleh pendamping yang bisa diandalkan untuk angkat-angkat barang.

Barang yang saya beli :
  • SUNDVIK Baby Crib
  • VYSSA Baby Mattress

Offline store :
IKEA Alam Sutera
Jl. Jalur Sutera Boulevard No.45
Alam Sutera, Tangerang 15320
Telepon : 021-29853900
Buka : Senin s.d Jumat jam 10:00 s.d 22:00

Online store :
http://www.ikea.com/id/in

Happy Momies

Happy Momies adalah online store di mana kamu bisa mendapatkan perlengkapan untuk baby crib seperti bantal, guling, dan sprei.

rekomendasi-toko-yang-menjual-keperluan-ibu-dan-bayi
Salah satu motif yang saya pesan. Bisa dicampur antara kain yang bermotif dan kain yang polos.

Happy Momies menggunakan sistem pre order (estimasi waktu pengerjaan selama 14 hari) dengan full payment. Walau estimasi waktu pengerjaannya selama 14 hari tapi, berdasarkan dua kali pengalaman saya pesan perlengkapan baby crib, waktu pengerjaannya lebih cepat dari itu. Pertama kali saya pesan, sebelum 14 hari barangnya sudah sampai di rumah. Kedua kali saya pesan, tepat di hari ke-14 barangnya sampai di rumah.

Selain itu, yang menjadi keunggulan Happy Momies adalah pilihan warna dan motifnya banyak, kain yang digunakan halus, lembut, dan tidak panas, isian bantal dan guling empuk, jahitan rapi dan respon pelayanannya cepat dan ramah.

Barang yang saya beli :
  • Bantal
  • Sarung bantal
  • Guling
  • Sarung guling
  • Sprei
  • Bed cover
  • Alas main
  • Newborn pillow

Online store:
Instagram [at]happy_momies

The Storage Shoppe

Saya adalah penggemar keranjang rotan. Oleh karena itu, ketika saya menemukan The Storage Shoppe, saya langsung jatuh cinta! The Storage Shoppe adalah online store yang menjual keranjang rotan dengan berbagai bentuk, ukuran dan warna. Keranjang rotan yang dijual di sini dibuat dengan sangat kuat, rapi dan diwarnai dengan warna-warna pastel yang cantik.

Sudah pasti harus ungu! Ungunya cantik ya? ^^
Sumber : http://www.thestorageshoppe.com

Barang yang dibeli :
  • Laundry Basket
  • Multifunction Box

Online store :
http://www.thestorageshoppe.com

Baby Empire Shop

Saya memilih menggunakan produk-produk skin care dari Buds Organic untuk anak saya. Nah, produk-produk Buds Organic ini tidak dijual secara umum. Biasanya, saya membeli produk-produk Buds Organic di Orami *karena sering ada diskon itu tadi, hehehe* tapi kalau di Orami produk yang saya mau beli habis maka saya akan membelinya di sini.

Barang yang saya beli :
  • Buds Head To Toe Cleanser
  • Buds Baby Cream
  • Buds Save Our Skin Lotion
  • Buds Nursing Salve

Online store :
Instagram [at]babyempireshop

Baby Chic Shop

Baby Chic Shop adalah online store yang menjual kain bedong (swaddle), selimut dan alas dada/alas liur (bibs) dari brand premium yang terbuat dari bahan organik sehingga aman dan nyaman untuk kulit bayi dan anak. Selain itu, produk-produk yang dijual di sini semuanya multifungsi. Contohnya adalah kain bedong dari brand Aden+Anais yang saya beli. Kain tersebut tidak hanya berfungsi sebagai kain bedong tapi juga bisa berfungsi sebagai selimut, alas ganti popok, breastfeeding apron dan bahkan alas dan penutup stroller. Harganya memang tidak bisa dibilang murah tapi sepadan dengan kualitas bahan dan banyaknya fungsi dalam satu produk.

Sumber : Instagram [at]baby.chic.shop

Sumber : Instagram [at]baby.chic.shop

Barang yang saya beli :
  • Aden+Anais Swaddles
  • Aden+Anais Burpy Bibs

Online store :
Instagram [at]baby.chic.shop


Ribbon Madness

Ribbon Madness adalah online store yang menjual berbagai aksesoris kepala seperti bandana, jepit rambut dan topi. Di sini kamu bisa membeli aksesorisnya secara langsung dari persediaan yang sudah ada atau custom. Nah, custom ini juga macam-macam. Misal, kamu berminat pada satu aksesoris tapi aksesoris tersebut sudah tidak ada persediaannya maka kamu bisa minta dibuatkan lagi. Atau, kamu juga bisa custom sesuai kreasi kamu. Kalau kamu mau minta dibuatkan kembar untuk kamu dan anakmu juga bisa. Tenang saja, penjualnya ramah dan melayani kok ^^

Aksesoris kepala Ribbon Madness dibuat dengan rapi dan sangat detail. Selain itu, bahan yang digunakan juga aman dan nyaman untuk kepala bayi dan anak. Oh ya, Ribbon Madness sering ikut bazaar loh! Follow saja instagramnya untuk tahu informasinya.

Barang yang saya beli :
  • Bandana bunga
  • Bandana pita

Online store :
Instagram [at]ribbonmadness

Love.A.Label

Love.A.Label adalah online store yang menjual pre-walking shoes (sepatu untuk bayi dan anak yang baru belajar berjalan) dan mittens (sarung tangan bayi) dengan berbagai warna dan motif yang menggemaskan! Tidak jarang juga Love-A-Label membuat koleksi pre-walking shoes dengan tema khusus. Misalnya, denim, monochrome, bahkan batik!

Sumber : Instagram [at]lovealabel

Menurut saya, pre-walking shoes yang dijual di sini mirip dengan sepatu merk Wakai. Bisa dibilang, ini "Wakai-nya" bayi dan anak lah... hehehe...

Barang yang saya beli :
  • Set of booties & mittens

Online store :
Instagram [at]lovealabel

International Trade Center (ITC)

Kalau perlu beli sesuatu tapi bingung mau cari di mana, coba ke ITC saja ;p Di Jakarta, ITC ada di banyak daerah. Kalau di luar Jakarta, sepertinya ada juga ya trade center semacam ITC. Di ITC, saya lebih banyak berbelanja pakaian, baik pakaian untuk saya maupun untuk anak saya.

Untuk keperluan saya, saya tidak spesifik membeli di satu toko. Kalau ketemu dan cocok ya beli. Lain dengan keperluan anak saya. Ada satu toko yang menjadi langganan saya yaitu Fany Babyshop. Toko ini juga direkomendasikan oleh teman saya, Adefury, yang sering membeli popok dan toiletries di sana. Fany Babyshop lengkap menjual keperluan anak dan yang paling penting adalah harganya lebih murah dari toko-toko lain.

Tips dari saya dan Mbak Helena Safitri, untuk pakaian harian bayi, sebaiknya beli grosiran saja karena pertumbuhan bayi kan cepat ya sehingga ukuran badannya juga cepat berubah. Pakaian hanya akan bertahan 1-2-3 bulan saja. Kalau beli pakaian yang bukan grosiran, apalagi yang premium, sayang uangnya. Kan bisa dibelikan keperluan yang lain ;p

Barang yang dibeli :
  • Maxi tunic kancing depan
  • Bra menyusui
  • Celana dalam hamil
  • Gurita
  • Korset kait
  • Perlak bayi
  • Pakaian bayi
  • Kaus kaki bayi
  • Sarung tangan bayi

Offline store :
Di berbagai daerah di Jakarta

Fanny Babyshop :
ITC Kuningan Lantai 4 / B8-5
Jl. Prof. DR. Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan

Mothercare

Kalau berbicara tentang berbelanja keperluan ibu dan bayi, pasti yang terpikir pertama kali adalah berbelanja di Mothercare. Terutama ibu-ibu yang berdomisili di kota besar. Saya pun awalnya begitu karena belum pengalaman jadi tahunya ya Mothercare. Tidak heran karena memang Mothercare adalah dikenal sebagai one stop shop yang menjual berbagai keperluan ibu dan bayi dengan kualitas premium. Ditambah dengan pelayanan Mothercare yang sangat ramah.

Barang yang saya beli :
  • Silver Cross stroller
  • Babyganics foaming hand sanitizer
  • Mothercare brush and comb set
  • Nuby nail clippers

Offline store :
Di berbagai mall besar di berbagai kota.

Online store :
http://www.mothercare.co.id 

Pigeon

Kalau Mothercare dikenal sebagai one stop shop maka Pigeon dikenal sebagai one stop brand yang artinya Pigeon memproduksi dan menjual berbagai barang yang menjadi kebutuhan sehari-hari ibu dan bayi dengan kualitas tinggi, tahan lama dan harganya sangat terjangkau.

Keunggulan Pigeon adalah showroomnya tidak hanya ada di mall-mall besar tapi juga ada di beberapa rumah sakit, Pigeon juga menjual beberapa produknya dalam paket (seperti newborn starter kit, travel pack, dan gift pack), dan, kalau kamu mendaftar sebagai member di showroomnya maka untuk pembelian selanjutnya kamu akan mendapatkan diskon sebesar 15%.

Barang yang saya beli :
  • Breastpump Electric Pro
  • Breastmilk Storage Bags
  • Nursing Bottle 
  • Breastmilk & Babyfood Warmer
  • Disposable Breast Pads
  • Liquid Cleanser
  • Sterilization Tongs
  • Baby Wipes
  • Hand and Mouth Wet Tissues
  • Baby Laundry Detergent

Offline store :
Di beberapa mall besar, rumah sakit, supermarket dan minimarket di berbagai kota
Untuk kamu yang berdomisili di luar Jakarta, ini ada beberapa toko yang direkomendasikan oleh beberapa teman dan saudara saya yang berdomisili di luar Jakarta :

Happy Baby Shop, Wonder Kids, Mommy & Baby House (Bekasi)

Ketiga toko tersebut direkomendasikan oleh Nuke Wiedha. Menurut Nuke, ketiga toko tersebut termasuk yang lengkap menjual keperluan ibu dan bayi.

Pasar tradisional

Salah satu teman blogger saya, teh Okti, tinggal di Cianjur Selatan yang berjarak waktu 3 jam dari kota kabupaten di mana toko-toko dan supermarket yang lengkap menjual keperluan ibu dan bayi berada sehingga, untuk berbelanja keperluan ibu dan bayi, teh Okti mengandalkan pasar tradisional di daerahnya. Hampir semua keperluan ibu dan bayi dibeli di sana.

Sebenarnya, tidak hanya orang-orang yang tinggal jauh dari kota loh yang memanfaatkan keberadaan pasar tradisional tapi, saya yakin, juga orang-orang yang tinggal di kota. Saya sendiri beberapa kali berbelanja di pasar tradisional *minta tolong mama sih... hehehe...*

Toko Lavie (Bandung)

Toko Lavie ini direkomendasikan oleh Nabila Putri, teman saya yang juga seorang beauty blogger, yang biasa membeli keperluan ibu dan bayi untuk dijadikan kado ketika teman atau saudaranya melahirkan. Menurut Bia, panggilan akrabnya, toko Lavie termasuk toko yang lengkap menjual keperluan ibu dan bayi. Selain itu, harga barang-barang yang dijual juga tergolong murah.

Toko Buchi Kids (Malang)

Toko Buchi Kids ini direkomendasikan oleh Meriska Putri karena katanya harga popok yang dijual di sini lebih murah dibanding toko-toko lain bahkan dari harga promo di supermarket! Katanya lagi, toko Buchi Kids ini paling terkenal se-Malang. Saking terkenalnya, banyak ibu dari luar kota berbelanja juga di toko ini.

Toko Alan (Banjarmasin)

Toko Alan ini direkomendasikan oleh Oki, sepupu ipar saya. Menurut Oki, toko Alan adalah toko yang paling lengkap menjual keperluan ibu dan bayi. Selain itu, toko Alan menyediakan (secara gratis) berbagai permainan untuk anak (seperti ayunan dan perosotan) sehingga pembeli yang membawa anak tidak perlu khawatir anaknya akan rewel karena bosan selama orangtuanya berbelanja.

Aliyah Baby Shop dan Sangir Talaud (Makassar)

Kedua toko ini direkomendasikan oleh Mbak Ponti (Tisha Ayuriana) karena kedua toko ini termasuk yang lengkap menjual keperluan ibu dan bayi dengan harga murah.

Baca juga : Perlengkapan Bayi Yang Harus Dibawa Saat Kontrol Ke Dokter

Untuk semakin melengkapi daftar rekomendasi toko-toko di atas sekaligus membantu ibu-ibu yang lain, bagi pengalamanmu berbelanja keperluan ibu dan bayi di kolom komentar yuk!

Kamu lebih senang berbelanja keperluan ibu dan bayi secara online atau offline dan alasannya apa? Biasanya, kamu berbelanja keperluan ibu dan bayi di mana (toko yang kamu rekomendasikan)? Apa kelebihan toko tersebut dan barang-barang apa saja yang kamu beli di situ? Kapan waktu yang kamu gunakan untuk belanja keperluan ibu dan bayi (awal bulan, akhir bulan, setiap minggu atau saat ada promo atau diskon)?

#NgobrolBarengDiniPutri : Perempuan Harus Pintar Dandan?

21 April 2017
perempuan-harus-pintar-dandan

Tumben... saya membahas soal dandan... hehehe ;p Iya karena ada yang istimewa nih! ^^

Jadi, semua ini berawal dari ajakan PutriKPM *iyaaa PutriKPM yang heeiiittss ituuu!* untuk berkolaborasi. Ketika Putri menanyakan, "Kak, mau kolaborasi ngga?" tanpa pikir panjang, langsung saya jawab iya! Siapa juga yang tidak mau berkolaborasi dengan PutriKPM? ;p

Selain karena saya tahu kualitas Putri sebagai seorang blogger, saya pikir ini adalah kesempatan saya belajar hal baru yaitu menulis topik lain di luar topik kesehatan dan sosial sekaligus sebagai penyegaran untuk pembaca blog saya juga.

Untuk kolaborasi ini, saya dan Putri sepakat memberi nama #NgobrolBarengDiniPutri karena, melalui kolaborasi ini, kami berdua mau mengajak kamu ngobrol tentang berbagai hal, khususnya hal-hal yang seringkali menimbulkan perbedaan pendapat. Bukan untuk berdebat tapi untuk menambah wawasan dan membuka pandangan lebih luas lagi. #NgobrolBarengDiniPutri akan published satu bulan sekali. Tepatnya di hari Jumat pagi (antara jam 9-10 *tergantung beresnya saya mengurus anak, hahaha, thanks Put!*).

Proses peluncuran kolaborasi ini tidak mudah loh! Ada saja hal-hal yang membuat kolaborasi ini ditunda-tunda peluncurannya. Mulai dari saya yang saat diajak kolaborasi sedang berada di luar kota dan tidak membawa laptop *iya, saya blogger yang harus pakai laptop untuk blogging*, ketika saya kembali dari luar kota giliran Putri yang ke luar negeri, laptop saya yang rusak sampai akhirnya datanglah hari ini yang bertepatan dengan Hari Kartini.

Peluncuran kolaborasi saya dan Putri yang bertepatan dengan hari Kartini ini sangat sesuai dengan topik perdana yang mau kami obrolin yaitu soal perempuan dan dandan (makeup).

Perempuan dan dandan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Seperti memang "sudah kodratnya" perempuan untuk berdandan. Tapi, apakah memang benar demikian? Apakah perempuan harus pintar dandan?

Lebih Baik Popok Kain Atau Popok Sekali Pakai?

22 March 2017
lebih-baik-popok-kain-atau-popok-sekali-pakai

[Artikel ini disponsori oleh Goo.N]

Beberapa waktu belakangan ini saya lihat di timeline media sosial saya banyak ibu yang membahas soal popok (diaper). Gemasnya, tidak sedikit dari mereka yang kemudian berdebat soal popok apa yang lebih baik dipakai bayi.

Sebenarnya tidak mengherankan bagi saya (dan mungkin kamu) kalau melihat ibu-ibu membahas sesuatu kemudian berujung pada perdebatan, hehehe, karena setiap ibu punya alasan berdasarkan keyakinannya masing-masing soal apa yang terbaik untuk bayinya sehingga mungkin merasa itu juga terbaik untuk bayi lain.

Nah, yang kasihan adalah calon-calon ibu atau ibu-ibu baru yang belum punya pengalaman sama sekali soal popok. Alih-alih mendapatkan informasi yang bisa membantu, calon-calon ibu atau ibu-ibu baru ini justru dibuat bingung dengan perdebatan yang terjadi.

Oleh karena itu, yuk kita bahas!

Popok apa yang lebih baik dipakai oleh bayi? Popok kain (cloth diaper) atau popok sekali pakai (disposable diaper)?

Dilihat dari segi kesehatan, tidak ada perbedaan yang mencolok antara popok kain dan popok sekali pakai karena intinya bukan di popoknya tapi seberapa sering orang tua mengganti popok bayinya dan seberapa bersih orang tua membersihkan kelamin dan bokong bayinya. Khususnya untuk popok sekali pakai, sejauh ini para ahli tidak melihat adanya masalah kesehatan jangka panjang mengingat adanya kemungkinan penggunaan bahan kimia dalam produksi popok sekali pakai. 

Seberapa sering sebaiknya orang tua mengganti popok bayi?

Untuk bayi baru lahir (newborn), sebaiknya, ganti popok setiap 2-3 jam sekali. Sedangkan untuk bayi yang usianya lebih besar dapat diganti setiap 3-4 jam sekali. Penuh maupun tidak penuh popoknya. Jika bayi buang air besar, segera ganti popoknya.

Baca juga : Mau Bayi Tidur Nyenyak Di Malam Hari? Ini Yang Saya Lakukan

Apa saja hal yang perlu diperhatikan ketika membersihkan kelamin dan bokong bayi? 
  • Bersihkan kelamin dan bokong bayi dengan air bersih atau tisu pembersih khusus bayi (hindari tisu pembersih yang mengandung alkohol dan atau wewangian). Bisa juga dengan menggunakan lap atau kain bersih. Jika menggunakan sabun, gunakan sabun khusus bayi sedikit saja dan bilas hingga bersih.
  • Untuk bayi laki-laki, bersihkan lipatan-lipatan kulit di sekitar penis dan testis tapi jangan pernah menarik kulit luarnya.
  • Untuk bayi perempuan, lakukan pembersihan dari arah depan ke belakang secara satu arah (jangan bolak balik) karena jika pembersihan dilakukan dari belakang ke depan maka kotoran dan kuman dari anus bisa terbawa masuk ke dalam vagina dan ini bisa menimbulkan masalah kesehatan. Selain itu, tidak perlu membersihkan hingga bagian dalam vagina karena vagina memiliki kemampuan membersihkan dirinya sendiri.
  • Setelah dibersihkan, keringkan kelamin dan bokong bayi menggunakan tisu khusus bayi, lap atau kain yang bersih dan kering.

lebih-baik-popok-kain-atau-popok-sekali-pakai

Nah, kalau dari segi kesehatan tidak ada perbedaan yang mencolok, lantas apa yang diperdebatkan?

Ada 3 hal yang saya catat :

Popok apa yang lebih baik untuk mengurangi risiko terjadinya ruam popok?

Dalam hal ini, tidak ada keputusan yang jelas apakah popok kain atau popok sekali pakai yang lebih baik untuk mengurangi risiko terjadinya ruam popok karena ruam popok dapat terjadi atas dasar berbagai sebab. Di antaranya adalah gesekan kulit dengan popok, popok yang sudah terisi urin dan atau feses tidak segera diganti (lembab), jamur, bakteri dan reaksi alergi.

Kebanyakan ahli berpendapat bahwa popok sekali pakai dapat mengurangi risiko terjadinya ruam popok karena popok sekali pakai dilengkapi dengan fitur-fitur yang dapat membuat permukaan popok tetap kering. Sedangkan popok kain tidak dilengkapi dengan fitur-fitur tersebut sehingga popok lebih mudah basah dan lembab.

Walau begitu, orang tua yang memutuskan untuk memakaikan bayinya popok kain tetap dapat mengurangi risiko terjadinya ruam popok dengan cara meminimalkan jumlah waktu kontak antara kelamin dan bokong bayi dengan urin dan atau feses yang artinya orang tua harus rutin dan segera mengganti popok bayi apabila popok terisi urin dan atau feses.

Selain itu, ruam popok juga dapat dicegah dengan cara :
  • Mencuci tangan sebelum dan sesudah mengganti popok bayi untuk mencegah penyebaran dan perpindahan kotoran dan kuman.
  • Memastikan kulit bayi benar-benar bersih dan kering sebelum memakaikan popok yang baru.
  • Menggunakan krim anti ruam sebelum memakaikan popok.
  • Jika menggunakan popok kain, pilihlah popok yang berbahan lembut. Saat mencuci popok, pisahkan popok dengan pakaian lain dan cuci popok dengan menggunakan deterjen khusus pakaian bayi (sebaiknya tidak menggunakan pelembut atau pewangi pakaian).
  • Jika menggunakan popok sekali pakai, pilihlah popok yang mempunyai fitur pee lock system yang dapat menyerap urine secara maksimal dan menguncinya agar tidak kembali ke permukaan sehingga permukaan popok tetap kering, fitur pee sign yang memudahkan orang tua untuk mengetahui kapan popok harus diganti dan fitur lapisan bergelombang atau berpori (breathable layer) sehingga tidak semua permukaan popok menempel pada kulit bayi. 
  • Sesuaikan ukuran popok dengan berat badan bayi. Berat badan bayi akan mempengaruhi banyaknya jumlah urin dan feses bayi. Jika ukuran popok bayi tidak sesuai dengan berat badan bayi maka popok tidak dapat menampung urin dan feses yang dikeluarkan bayi. Selain itu, berat badan bayi akan mempengaruhi lingkar perut dan lingkar paha bayi. 
Popok apa yang lebih hemat?

Popok kain dan popok sekali pakai sama-sama bisa membuat orang tua tidak hemat. Hanya saja dengan jalur yang berbeda.

Dari segi biaya untuk pembelian popok, popok kain memang lebih hemat dibandingkan dengan popok sekali pakai karena popok kain dapat dicuci dan dipakai lagi berulang kali. Selain itu, popok kain dapat disimpan untuk digunakan oleh anak kedua dan seterusnya sehingga dapat meminimalisir biaya perlengkapan bayi di masa yang akan datang. Tapi, popok kain memerlukan air, deterjen dan listrik untuk proses pencuciannya. Jika orang tua tidak bijak menggunakan air, deterjen dan listrik maka biaya yang sudah bisa dihemat dari pembelian popok tadi justru dapat bertambah untuk biaya air, deterjen dan listrik yang berlebihan. Sedangkan dari segi tenaga dan waktu, popok sekali pakai tentu lebih hemat dibandingkan dengan popok kain karena tidak perlu dicuci. Terlebih lagi jika musim hujan tiba.

Sebagai salah satu solusi berhemat, orang tua yang memutuskan untuk memakaikan bayinya popok kain perlu bijak dalam menggunakan air, deterjen dan listrik saat proses pencucian popok. Sedangkan orang tua yang memutuskan untuk memakaikan bayinya popok sekali pakai dapat memanfaatkan promo atau diskon yang diadakan oleh produsen atau penjual popok sekali pakai agar bisa berhemat. 

Popok apa yang lebih ramah lingkungan?

Popok kain dan popok sekali pakai sama-sama mempunyai pengaruh negatif terhadap lingkungan. Hanya saja dengan jalur yang berbeda.

Popok kain menghabiskan lebih banyak air, deterjen dan listrik untuk proses pencuciannya dan air hasil pencuciannya pun bisa menjadi limbah bagi lingkungan. Sedangkan popok sekali pakai membutuhkan lebih banyak bahan baku dalam produksinya dan menghasilkan lebih banyak sampah.

Walau begitu, orang tua yang peduli terhadap lingkungan tetap bisa go green kok... Jika orang tua memutuskan untuk memakaikan bayinya popok kain, pilihlah popok kain yang terbuat dari katun organik. Sedangkan jika orangtua memutuskan untuk memakaikan bayinya popok sekali pakai, pilihlah popok sekali pakai yang tidak mengandung chlorin sehingga akan mengurangi bahaya racun dioxin (chlorin adalah bahan kimia yang digunakan sebagai pemutih).

lebih-baik-popok-kain-atau-popok-sekali-pakai

Jadi, pemakaian popok kain atau popok sekali pakai hanya soal preferensi (pilihan) yang tentunya disesuaikan dengan kondisi dan kenyamanan bayi, kondisi dan kenyamanan ibu dan anggaran belanja rumah tangga. Tidak ada yang perlu diperdebatkan, apalagi kalau kemudian mendiskreditkan pilihan ibu lain yang berbeda, karena kondisi setiap bayi, setiap ibu dan setiap rumah tangga tidak selalu sama. Bukankah yang penting bayinya pakai popok? Hehehe ;p

Kalau kamu mau bertanya atau berbagi pengalaman, kolom komentar saya terbuka ya ;)

Auto Post Signature

Auto Post Signature