Mau Bayi Tidur Nyenyak Di Malam Hari? Ini Yang Saya Lakukan

15 December 2016
bayi-tidur-nyenyak-di-malam-hari

[Artikel ini disponsori oleh Goo.N]

Tidur merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi manusia. Sama pentingnya seperti makan dan minum. Tidur bukan hanya sekedar istirahat tapi tidur yang baik adalah tidur yang cukup (sesuai dengan kebutuhan waktu tidur) dan berkualitas.

Tidur yang cukup dan berkualitas bermanfaat untuk kesehatan fisik maupun kesehatan mental. Saat tidur, tubuh akan mengalami proses perbaikan dan detoksifikasi (pengeluaran racun) secara efektif dan efisien. Sel-sel dan jaringan tubuh yang rusak akan diperbaiki dan diganti dengan yang baru, tekanan darah yang meningkat akan diturunkan dan sistem kekebalan tubuh akan dikuatkan. Selain itu, tubuh juga akan memproduksi hormon pertumbuhan (human growth hormone atau HGH), hormon melatonin, dan hormon seks (testosteron, follicle-stimulating hormone atau FSH, dan luteinizing hormone atau LH).

Khususnya untuk bayi, tidur yang cukup dan berkualitas tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik dan kesehatan mentalnya tapi juga sangat penting untuk tumbuh kembangnya. Terutama untuk otaknya. Perkembangan otak akan lebih cepat dan lebih baik pada bayi yang tidurnya cukup dan berkualitas.

Bayi yang tidurnya cukup dan berkualitas juga akan membawa dampak baik pada orangtua. Orangtua bisa beristirahat dengan baik sehingga orangtua akan lebih fit dan tidak mudah emosi saat mengurus bayi dan melakukan aktivitas lainnya.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh bayi untuk tidur?

Lama waktu yang dibutuhkan untuk tidur tergantung pada usia. Semakin bertambah usia seseorang maka semakin sedikit waktu yang dibutuhkan untuk tidur. Pada bayi, sebagian besar waktunya digunakan untuk tidur. Seperti yang bisa dilihat di chart di bawah, bayi usia 0-3 bulan (newborn) disarankan untuk tidur sebanyak kurang lebih 14-17 jam per hari. Sedangkan bayi usia 4-11 bulan (infant) disarankan untuk tidur sebanyak 12-15 jam per hari.

bayi-tidur-nyenyak-di-malam-hari

Pola tidur pada bayi masih belum teratur tapi pelan-pelan pola tidur ini akan bergeser sehingga waktu tidur di malam hari akan lebih banyak dibanding di siang hari. Saya sendiri mulai bisa membentuk pola tidur bayi saya ketika bayi saya memasuki usia 3 bulan.

Apa akibatnya kalau tidur bayi tidak cukup dan tidak berkualitas?

Bayi yang tidurnya tidak nyenyak akan menyebabkan kebutuhan waktu tidurnya tidak tercukupi dan tidurnya menjadi tidak berkualitas. Banyak orang berpendapat bahwa hal ini biasa terjadi pada bayi dan akan membaik dengan sendirinya seiring dengan bertambahnya usia. Padahal, apabila tidak segera ditangani secara baik dan benar maka dapat mengganggu tumbuh kembang serta kesehatan fisik dan kesehatan mentalnya. Bayi juga akan lebih rentan terhadap berbagai penyakit karena sistem kekebalan tubuhnya tidak cukup kuat.

Bayi yang tidurnya kurang dan tidak berkualitas akan menjadi rewel, sulit diatur dan memungkinkan terjadinya tantrum (ledakan emosi yang biasanya ditandai dengan sikap keras kepala, marah-marah, menjerit-jerit, berteriak-teriak, membanting barang, membangkang yang sulit untuk ditenangkan). Lebih lanjut lagi, apabila hal ini tidak segera ditangani secara baik dan benar maka akan berkembang menjadi gangguan perilaku. Bayi yang tidurnya kurang dan tidak berkualitas juga akan mengalami kelelahan sehingga kemampuan belajarnya akan menurun yang akan memengaruhi aspek kognitif, afektif dan psikomotornya.

Baca juga : Bagaimana Seharusnya Kita Mendidik Anak?

Oleh karena itu, penting untuk orangtua memperhatikan dan membuat tidur bayinya nyenyak supaya tidurnya cukup dan berkualitas guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan muncul dan berlanjut sampai dewasa. 

Bagaimana caranya supaya bayi tidur nyenyak di malam hari sehingga tidurnya cukup dan berkualitas?

Berikut ini adalah cara-cara yang saya lakukan :

bayi-tidur-nyenyak-di-malam-hari

Membuat rutinitas sebelum tidur

Setiap sekitar jam 21, saya akan menyiapkan bayi saya untuk tidur dengan melakukan rutinitas sebelum tidur. Saya akan menyusui dan mengganti popoknya. Kalau bayi merasa kenyang dan merasa 'bersih' tentu tidurnya akan nyenyak.

Selain itu, hal ini saya lakukan untuk memberi tanda pada bayi saya bahwa sudah waktunya tidur sekaligus membentuk kebiasaan kalau setiap jam segitu adalah waktunya tidur dan setiap mau tidur harus ‘bersih-bersih’ dulu.

Memakaikan pakaian yang nyaman

Bagi saya, yang paling penting saya perhatikan ketika memilih pakaian untuk dipakai bayi saya tidur adalah pakaiannya harus terbuat dari bahan yang mudah menyerap keringat karena bayi saya mudah berkeringat. Kalau bahan pakaiannya tidak mudah menyerap keringat, selain bisa membuat bayi saya merasa tidak nyaman yang berakibat tidurnya menjadi tidak nyenyak, juga bisa menjadi pemicu terjadinya biang keringat/keringat buntet (miliaria).

bayi-tidur-nyenyak-di-malam-hari

Selain bahan pakaian, yang juga menjadi perhatian saya adalah ukuran pakaian harus pas (jangan terlalu besar juga jangan terlalu kecil) dan kalau ada bagian pakaian yang menggunakan karet (misalnya di bagian tangan atau pinggang) maka harus dipastikan karetnya tidak terlalu ketat.

Menggunakan popok sekali pakai

Satu hal yang saya perhatikan ketika memilih popok sekali pakai untuk bayi saya adalah daya serapnya harus baik. Kalau daya serap popok tidak baik maka ketika bayi buang air saat tidur, area kemaluan dan bokongnya akan basah dan lembab. Hal ini tentu akan menjadikan bayi merasa tidak nyaman. Tidurnya pun menjadi tidak nyenyak. Popok yang mempunyai daya serap baik akan memberikan kenyamanan pada bayi saat tidur sehingga tidurnya menjadi nyenyak.

bayi-tidur-nyenyak-di-malam-hari

Oleh karena itu, saya memilih popok GOO.N Excellent Dry. Sesuai dengan yang saya cari, popok ini mempunyai daya serap yang baik karena dilengkapi dengan pee lock system yang akan menyerap dan mengunci urine dengan kuat sehingga permukaan popok tetap kering selama dipakai. Selain itu, popok ini juga mempunyai breathable backsheet yaitu lapisan berpori yang akan menjaga kulit bayi tetap kering. Walau begitu, tetap perlu diingat, jangan membiarkan popok tidak diganti semalaman ya.

Kenali tanda bayi mengantuk

Secara umum, bayi yang mengantuk akan menunjukkan beberapa tanda. Tugas orangtua adalah mengamati dan mengenali tanda-tanda ini. Berikut adalah beberapa tanda bayi mengantuk :

  • Aktivitas dan gerakan bayi akan berkurang.
  • Wajah dan pandangan mata tampak sayu.
  • Sering menguap.
  • Menggosok-gosokkan tangannya ke mata.
  • Menyentuh, menarik atau seperti menggaruk-garuk telinga.
  • Mengisap-isap jari-jarinya.
  • Melengkungkan punggungnya (seperti gerakan ngulet).
  • Rewel atau menangis.

Ketika tanda-tanda ini muncul, segera tidurkan bayi sehingga saat mengantuknya tidak terlewat. Dengan begitu, orangtua akan lebih mudah untuk membuat bayinya tidur nyenyak.

Memperdengarkan murottal

Awalnya, saya dan ayahnya berkomitmen untuk sering memperdengarkan ayat-ayat Al-Qur'an sejak bayi kami berada dalam kandungan, baik yang dilantunkan langsung oleh saya atau ayahnya maupun melalui fitur murottal di aplikasi Al-Qur'an Indonesia yang ada di smartphone, dengan tujuan untuk mengenalkan Al-Qur'an sedini mungkin. Saya dan ayahnya juga berpikir, semakin dini dan semakin sering bayi kami diperdengarkan ayat-ayat Al-Qur'an maka ayat-ayat Al-Qur'an akan terekam dalam ingatannya sehingga bisa memudahkan proses menghafalnya nanti.

bayi-tidur-nyenyak-di-malam-hari

Tapi kemudian, setelah diperhatikan, ternyata murottal ini juga berpengaruh terhadap tidurnya. Tidur bayi saya menjadi nyenyak. Begitu juga saat bayi saya mau tidur dan bangun tidur. Proses menuju tidurnya lebih cepat dan saat bangun tidur pun biasa-biasa saja. Bangun ya bangun. Malah seringkali bangun tidurnya disertai senyum dan tawa, hehe ^^

Selain murottal (membaca Al-Qur'an sesuai dengan kebenaran bacaannya), kamu juga bisa memperdengarkan musik atau lagu pengantar tidur yang menenangkan (lullaby). Sekarang kan sudah banyak ya aplikasinya. Tinggal download yang menurut kamu sesuai untuk bayimu.

Mengatur suhu kamar

Sebelum tidur, pastikan suhu di kamar tidak terlalu panas juga tidak terlalu dingin agar bayi nyaman untuk tidur dan tidurnya bisa nyenyak. Nah, yang tricky adalah karena zaman sekarang cuaca sulit ditebak. Panas terik dan hujan deras bisa terjadi dalam sehari dan dalam waktu berdekatan sehingga suhu udara pun jadi berubah-ubah. Tempo-tempo kepanasan, tempo-tempo kedinginan.

Untuk menyiasati kondisi ini, saya menyediakan air conditioner dan kipas angin yang bisa dikendalikan dengan remote control di kamar. Jadi, saya bisa menyesuaikan dan mengatur suhu kamar tanpa harus repot. 'Mainkan' saja remote control-nya, hehe ;p

Sebagai catatan, kalau menggunakan air conditioner, setel suhu pada kisaran 24-26 derajat Celcius dan arahkan angin supaya tidak langsung tertuju pada bayi. Begitu juga kalau menggunakan kipas angin. Setel putaran kipas pada setelan sedang dan arahkan angin supaya tidak langsung tertuju pada bayi.

Mematikan lampu

Sebaiknya, matikan lampu sebelum tidur. Termasuk ketika bayi belum mau tidur padahal sudah waktunya tidur. Kenapa? Pertama, supaya bayi bisa belajar membedakan antara waktu siang dan malam. Ini penting untuk pembentukan pola tidurnya. Kedua, dalam keadaan gelap, tubuh akan memproduksi hormon melatonin. Hormon melatonin adalah hormon yang berperan, salah satunya, dalam sistem kekebalan tubuh dan membuat tidur menjadi nyenyak sehingga tidur pun menjadi cukup dan berkualitas.

bayi-tidur-nyenyak-di-malam-hari
sumber : www.thebabyologist.com

Saya pribadi terbiasa tidur dengan kondisi kamar gelap total. Tapi, setelah punya bayi, saya tidak bisa mengkondisikan kamar saya gelap total lagi karena pastinya di malam hari saya akan menyusui atau mengganti popok bayi saya. Untuk itu, saya mengandalkan lampu yang ada di Duux Air Purifier. Duux Air Purifier ini sebenarnya adalah pembersih udara tapi ada lampu redup untuk tidurnya juga.

Selain itu, saya juga menggunakan lampu Philips yang bisa dikendalikan dengan remote control sebagai lampu kamar. Yang follow instagram saya mungkin masih ingat kalau saya pernah cerita tentang lampu Philips ini. Jadi, kalau di malam hari saya perlu menyalakan lampu, misalnya ketika mau mengganti popok, saya tidak perlu repot naik turun tempat tidur untuk menyalakan dan mematikan lampu. Tinggal pencet saja remote controlnya. Lampu Philips ini juga bisa diatur terang redupnya sehingga mata tidak kaget ketika lampu dinyalakan.

Tidak buru-buru memeriksa saat bayi terbangun

Saat bayi saya terbangun, saya tidak langsung memeriksanya. Saya tunggu dulu. Kenapa? Biasanya, bayi terbangun karena mau menyusu, minta diganti popoknya atau merasa tidak nyaman tapi bisa juga sekedar terbangun. Dengan saya tidak buru-buru memeriksa bayi saya saat terbangun, saya bisa memberikan kesempatan pada anak saya untuk belajar menidurkan dirinya sendiri.

Kalau durasi terbangunnya lama, apalagi kalau disertai tangisan yang menandakan bayi saya memang mau menyusu atau minta diganti popoknya, maka saya akan memeriksa, menyusui atau mengganti popoknya tanpa bersuara (diam). Misalnya kemudian bayi saya mengoceh dan seolah mengajak saya bermain, saya tidak akan meladeni. Saya hanya akan tersenyum dan bilang, “Tidur lagi yuk, Nak. Sudah malam. Malam itu waktunya tidur. Mainnya besok lagi ya.” Kemudian saya tidur supaya kalau bayi saya melihat saya ya yang dilihat ibunya tidur. Hal ini perlu saya lakukan supaya bayi saya bisa belajar membedakan kapan waktunya tidur dan kapan waktunya main.

Sabar

Mengurus bayi, apalagi bayi baru lahir (newborn), itu memang tidak mudah. Termasuk membuat bayi tidur nyenyak. I feel you, Mom, Dad. Seringkali kita merasa panik dan frustasi ketika bayi rewel atau menangis padahal sepertinya semua hal sudah kita lakukan untuk menenangkan. Sebenarnya, tidak perlu panik dan frustasi juga karena rewel atau menangis itu adalah 'bahasa' bayi untuk berkomunikasi dengan sekitarnya.

Tidak ada cara lain untuk mengatasi ketidakmudahan ini selain sabar. Toh, semua berproses. Tidak ada gunanya mengeluarkan emosi negatif, apalagi marah, karena hanya akan membuat lelah. Selain itu, emosi negatif yang orangtua keluarkan dan sampaikan secara langsung maupun tidak langsung akan berpengaruh terhadap bayi. Bukannya malah tenang, bayi akan semakin 'semangat' rewel atau menangisnya. Akhirnya, jangankan nyenyak, tidur saja tidak.

Sebaliknya, orangtua yang bisa mengendalikan emosi maka bayinya juga akan lebih stabil emosinya sehingga dalam kesehariannya akan lebih tenang dan menyenangkan. Termasuk dalam urusan tidur.

Baca juga : Kehamilan Trimester Pertama

Itu adalah cara-cara yang saya lakukan untuk membuat bayi saya tidur nyenyak di malam hari. Kalau kamu, apa yang kamu lakukan supaya bayimu tidur nyenyak di malam hari? Share dong di komen ;)
48 comments on "Mau Bayi Tidur Nyenyak Di Malam Hari? Ini Yang Saya Lakukan"
  1. Banyak ilmunya... 😍
    Makasih, mbak. Buat pengetahuan kalo nanti punya baby. Aamiiin

    ReplyDelete
  2. Tidur nyenyak buat bayi emang penting banget nget nget hahaha. Jaman dulu paling sebel kalau ada tamu pas Raya bobo soalnya suka gangguin #emakgalak
    masalah popok emang hal utama bikin bayi nyaman plus aku juga pake air purifier biar udaranya bersih terus buat Raya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. I feel you, Mbak Sandraaa, hehe, palingan dikasih tau aja ya mainnya jam berapa biar sesuai dengan jam bangun bayi ^^

      Pemilihan popok yg tepat dan air purifier itu memang kunci juga supaya bayi tidur nyenyak ya, Mbak ;)

      Delete
  3. Kalo bayi tidurnya enak ibunya jg sempat istirahat ya kan.. mknya bayi bs tidur mlm itu penting bgt..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Bu Yu. Selain itu, kalau tidur bayi nyenyak di malam hari, siangnya jadi anteng jadi ibunya bisa ngerjain hal lain dengan tenang ;)

      Delete
  4. Waaah yang dilakukan sudah telat Mbak, anak anakku sekarang sudah mulai memiliki jam.biologist sendiri, karena udah besar. Paling aku ingatkan saja, kewajiban dia besok hari

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaahh.. Anak-anaknya Mbak sekarang sudah usia berapa? Share dong, Mbak, cara supaya anak-anak bisa mengatur jam biologisnya sendiri jadi cuma perlu diingatkan saja. Anakku kan masih bayi nih, hehe ^^

      Delete
  5. Anaknya tidur di kamar terpisah? Aku ingin biasakan seperti itu tapi dia bakal nangis kejer kalau kelamaan ga diberi susu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saat ini anakku masih tidur di kamar yg sama dengan aku dan suami, Mbak, tapi di tempat tidur yg berbeda (bayiku di tempat tidurnya sendiri).

      Mungkin bisa dicoba pelan-pelan, Mbak. Misalnya kalau hari apa tidur dengan Mbak, kalau hari apa tidur di kamar sendiri. Sebelum tidur dibuat kenyang dulu dan dikira-kira misal malam hari itu anak Mbak biasa terbangun jam berapa, nah sebelum jam terbangunnya itu Mbak sudah siap-siap kasih susu ;)

      Delete
  6. Baca dulu aja deh karena belum punya bayi wkwk

    ReplyDelete
  7. suhu ruangan itu ya, dulu waktu anakku pertama tinggal di kuningan udaranya dingin cepat sekali bsia tidur, anakku kedua tinggal di cirebon jadi sulit tidur, jadi waktu itu belum kebeli AC, jadi dinginkan ruangan dg kipas angin dulu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah kebiasaan ya, Mbak. Kita aja yg dewasa suka perlu adaptasi dulu kalau ke tempat yg tidak biasanya kita berada, hehe ;)

      Delete
  8. makasih sdh berbagi rahasianya ya mbk, catet ah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasiii juga Mbak sudah mampir dan baca. Semoga bermanfaat ;)

      Delete
  9. Saya juga dulu suka lakukan hal2 ini mba pas anak masih bayi..pules les deh tidurnya.hihi..

    ReplyDelete
  10. Tante minda kangen andira deh...
    Save dulu ini artikelnya ibu, mudah-mudahan tante nyusul hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin yaa rabbal alamiin... Main lagi yuk, Tante. Andira makin pintar nih ^^

      Delete
  11. Ini tips penting banget kalo dititipin ponakan di rumah :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betuuull, hihihi, om tante kakek nenek kan suka dititipin ya ^^

      Delete
  12. Thank you sharingnyaa mbak. Informatif bangeet. Saya share ke kakak ya, soalnya akhir" ini ponakan rewel dan sering bangun kalau malam. .

    ReplyDelete
  13. Murotal itu bener bgt tuh. Kmrn anak ke 3 saya yg 20 bln lg sakit, tidur rewel, ga nyenyak tp tiap diputer murotal sambil dielus2 langsung tenang. Pdhl anak ku itu profound hearing loss alias tuna rungu, tp begitulah keajaiban alquran ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masya Allah, Mbak, aku terharu bacanya. Sesungguhnya, hanya orang-orang yg hatinya bersih dan suci yg bisa terhubung dengan ayat-ayat Al-Qur'an. Bayi atau anak kecil kan hatinya masih bersih dan suci ya, Mbak, makanya apapun keadaannya pasti bisa terhubung dengan ayat-ayat Al-Qur'an karena ayat-ayat Al-Qur'an itu kan hubungannya dengan hati. Makasiii ya, Mbak, sudah sharing. Semoga tulisanku bermanfaat ;)

      Delete
  14. saya baru melahirkan sebulan yang lalu dan nemu artikel ini, bermanfaat banget mba, thanks yaa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat atas kelahiran anaknya ya, Mbak. Semangaaatt ^^

      Delete
  15. salah satu nikmatnya menjadi ibu itu di tiga bulan pertama kelahiran si baby ya mb, hehe.

    ReplyDelete
  16. Bekal untuk anak kedua, karena saat anak pertama masih suka panik saat anak menangis tengah malam :)

    ReplyDelete
  17. Mbak.. baby ku baru 2 minggu,masih sering BAB terutama habis dikasih ASI,kadang suka gak tega baru mau tidur terlelap harus diganggu buat ganti popok, yg ada jadi sulit tidur lagi, mood nya jadi jelek. Boleh bagi tips sebaiknya gimana?kalau penggunaan popok sekali pakai apa efektif juga untuk menampung feses bayi setidaknya untuk beberapa jam tidak sampai pagi?.thx ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, Mbak. Bayi baru lahir tiap 2-3 jam memang harus menyusu. Kalau sedang tidur pun harus dibangunkan untuk menyusu. Karena tiap 2-3 jam menyusu, buang airnya pasti lebih sering. Apalagi bayi yg minum ASI.

      Kalau saya, waktu ganti popoknya dibarengkan dengan waktu menyusunya jadi ganti popok sebelum atau setelah menyusu.

      Penggunaan popok sekali pakai bisa efektif juga untuk menampung urine atau feses bayi. Yg penting, pilih popok sekali pakai yg punya daya serap baik dan rajin diganti popoknya :)

      Delete
  18. Senang baca ulasan dari ibu dokter 😊 apalagi yang di bagian mematikan lampu dan ga banyak bicara di malam hari. Nice info, mba.

    ReplyDelete
  19. Bayiq umur 3 minggu kalo lampunya dimatikan malah nangis.. jadi selama ini tak nyalakan lampunya pas malem.. gmn ya cara menyiasatinya,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, Mbak. Bayi baru lahir memang belum terbiasa dengan lingkungannya. Semuanya masih baru buat dia. Oleh karena itu, kita sebagai orangtuanya yg harus membiasakan. Membiasakan ini kan berproses jadi pasti butuh waktu. Tetap teguh aja. Lama-lama pasti bisa. Lagian, bayi apa-apa pasti nangis, hehe, karena itu kan bahasanya. Coba dicari juga apa ada penyebab lain nangisnya ya :)

      Delete
  20. mbak..berbagi tips donk.. :) bayiku umur 3minggu..setiap jam 1 pagi pasti bangun dan rewel..padahal popok udah diganti, udah dikasih susu juga..akan sulit tidur lagi sampe pagi..bagaimana ya biar bisa mengatur agar mlmnya bisa tidur nyenyak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bayi saya juga gitu waktu usia 3 minggu, hehehe, karena bayi usia 3 minggu memang belum terbentuk pola tidurnya. Tugas kita sebagai orangtua untuk membentuk pola tidurnya. Pelan-pelan dibiasakan, Mbak. Pasti bisa. Kalau saya bisa, Mbak juga pasti bisa. Semangaaatt ;)

      Delete
  21. Biasanya kalo bayiku pup pas tidur mlm pasti dia kebangun/nangis. Trus mamanya deh mengendus2 popoknya hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cara lebih cepatnya ya, Mbak, hahaha ;p

      Delete
  22. Itu Goo.N ada yang buat newborn gak mba?
    Makasih atas ilmunya yak, persiapan buat lahiran..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada, Mbak. Popok Goo.N ukurannya lengkap :)

      Oya, di blog ini juga ada artikel tentang perlengkapan yg harus dibawa saat akan melahirkan. Mungkin Mbaknya mau baca, hehehe ^^ Semoga dilancarkan dan dimudahkan ya, Mbak :)

      Delete
  23. Semuanya sama Mbak, aku juga harus memastikan ruangan tidak berisik dan yang ada di kamar tidur juga harus ikut tidur.

    ReplyDelete
  24. Lumayan banyak jg persiapan tempur untuk menidurkan anak ya mbaadin hehe. Demi tidur anak yg berkualitas ya mbaa :D

    ReplyDelete
  25. Dulu saya masih muda banget pas jadi ibu, jadinya banyak panik pas anak kebangun malam-malam. Huhu, apalagi dulu saya pake popok kain, popok Goo.n belom dijual di Indo kayaknya..

    ReplyDelete
  26. iya mba kalau malam aku juga pakaikan diapers biar nyenyak dan gak bangun karena kurang nyaman,

    ReplyDelete

Auto Post Signature

Auto Post Signature