Batik Solo Dari Zalora Indonesia

14 March 2015
[Artikel ini disponsori oleh Zalora Indonesia]

Apa yang terpikir pertama kali di benak kita ketika mendengar kata 'batik'?

Kondangan. Itu yang terpikir pertama kali di benak saya ketika mendengar kata 'batik' dan saya yakin banyak orang juga memikirkan hal yang sama, hehe ;p

Tidak heran karena memang untuk periode waktu yang sangat lama, batik hanya bisa ditemukan di acara-acara resmi seperti kondangan alias pesta nikah. Tidak hanya itu, kita hanya bisa menemukan batik dalam bentuk kemeja resmi atau kain bawahan sebagai pasangan kebaya. Segmentasi pemakainya pun terbatas pada orangtua atau kakek nenek kita. Sangat jarang orang-orang muda memakai batik kecuali ketika menghadiri pesta nikah itu tadi karena mereka menganggap batik itu kuno sehingga mereka khawatir tidak terlihat modern jika memakainya.

Tapi kemudian hal ini berubah 180 derajat setelah United Nation Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) mengukuhkan budaya batik sebagai budaya milik Indonesia pada 2 Oktober 2009 di Perancis. Pemerintah Indonesia pun kemudian menetapkan 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional dan menginstruksikan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menggunakan batik dalam kegiatan sehari-hari sebagai bentuk penghargaan sekaligus ungkapan rasa suka cita menyambut dan merayakan diakuinya batik sebagai identitas bangsa Indonesia di mata dunia.

Ini menjadi titik awal kebangkitan batik nusantara. Batik tidak lagi hanya bisa ditemukan di acara-acara resmi tapi batik juga bisa ditemukan di acara-acara tidak resmi. Contoh di mall. Zaman sekarang banyak orang terbiasa menggunakan batik bahkan untuk sekedar hang out di mall. Batik tidak lagi hanya bisa ditemukan dalam bentuk kemeja resmi atau kain bawahan kebaya tapi batik bisa ditemukan juga dalam bentuk pakaian-pakaian santai.

Bahkan batik tidak hanya bisa ditemukan dalam bentuk pakaian, dalam bentuk bukan pakaian pun banyak kita temukan, misalnya aksesoris, sepatu, tas dan lain sebagainya. Terutama motif batik, kini tidak lagi bisa ditulis atau dicetak pada kain tapi bisa ditulis atau dicetak pada berbagai media. Saya pernah lihat di suatu pameran, ada gitar dan motor bermotifkan batik!

Segmentasi pemakainya pun meluas. Mulai dari anak kecil sampai kakek nenek semua bangga memakai batik.

Antusiasme ini yang kemudian membangkitkan semangat para pengrajin batik di setiap kota di Indonesia untuk kembali berkarya. Setiap kota di Indonesia seolah berlomba ingin menampilkan batik khas kotanya. Salah satunya adalah Solo.

Sudah sejak lama Solo dikenal sebagai salah satu kota pusat batik. Solo mempunyai ciri khas sendiri dalam hal motif batik yang membedakannya dengan batik di kota-kota lain. Dengan mengkombinasikan berbagai materi berkualitas tinggi, batik Solo hadir dengan nuansa masa kini namun tetap mempertahankan akar budaya asli Solo. Hal inilah yang membuat batik Solo tidak hanya dikenal di dalam negeri tapi juga dikenal di luar negeri.

Di Solo terdapat Pasar Klewer yang merupakan pusat perbelanjaan kain batik dan menjadi rujukan para pedagang batik dari berbagai kota di Pulau Jawa maupun di luar Pulau Jawa. Berbagai macam jenis batik dijual di Pasar Klewer. Di antaranya adalah batik tulis Solo, batik cap, batik antik keraton, batik pantai keraton Solo dan batik putri Solo. 

Sekarang, kita tidak hanya bisa berbelanja batik Solo di Pasar Klewer saja tetapi kita juga bisa berbelanja batik Solo di ZALORA Indonesia.

batik-solo-dari-zalora-indonesia

Produk batik Solo yang dijual di ZALORA Indonesia sangat beragam, mulai dari kemeja, dress, cardigan, blouse sampai syal. Produk-produk tersebut tersedia dalam berbagai pilihan motif, model, warna dan ukuran.

Istimewanya, ZALORA Indonesia memberikan penawaran harga terbaiknya, termasuk berbagai potongan harga, untuk setiap produk batik Solo yang dijual. Lebih menarik lagi karena ZALORA Indonesia tidak membebani pembeli dengan biaya pengiriman barang. Dengan kata lain, pengiriman barangnya gratis tis tis! ^^

So, tunggu apalagi? Untuk kalian yang ingin 'berburu' batik Solo dengan cara yang mudah dan nyaman, yuk segera ke ZALORA Indonesia ;)
6 comments on "Batik Solo Dari Zalora Indonesia"
  1. Baju resmi Fenny sekarang juga kebanyakan batik :D

    ReplyDelete
  2. Belum pernah bisa ngebedain mana batik Solo, batik Jogja, batik Pekalongan, dll :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mirip-mirip ya mbak, hehe, soalnya daerahnya berdekatan jadi pasti ada kesamaan ;)

      Delete
  3. Jauh sebelum batik diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya asli Indonesia, sy sdh "cinta" batik. Sy sdh memiliki batik khas seluruh provinsi di Indonesia. Saat ini sy sdg mengumpulkan batik khas dari Kabupaten Kota di Indonesia. Indonesia sangat kaya dengan batiknya, masing2 memiliki ciri khas dan namanya. Batik Solo yg ditawarkan oleh Zalora sangat modern corak dan warnanya. Ini adalah batik made-in Solo. Batik khas Solo adalah berciri khas sogan warna coklat...

    ReplyDelete

Auto Post Signature

Auto Post Signature